This work is licensed under CC-BY 4.0
Export citation:
RIS (.ris)
TI - Penyuluh dan Petani Bersama, Mewujudkan Kakao Agroforestri. Cerita Obrolan Petani #6
AU - Achmad, S.A.
AU - Ilyas
AU - Hamdan
AU - Megasari
AB - Albar penyuluh Desa Teteuri, dan Dian penyuluh Desa Arusu, merasa kagum saat Edi, petani andalan Kelompok Balik Mata, Desa Tulak Tallu, yang sudah bertani agroforestri sejak lama bersama anggota kelompoknya terus mempertahankan aneka tanaman pepohonan sebagai tanaman sela di kebunnya. Hal ini dikarenakan panen kakao yang dahulu bagus, namun sekarangmengalami penurunan. Untuk itu sistem pertanian agroforestri yang memang sudah diterapkan sejak dulu, membuat kelompok tani Desa Tulak Tallu terus mempertahankan guna mendapatkan penghasilan tambahan. Contohnya dari hasil penjualan durian, langsat, aren dan pisang. Jafar, petani dampingan juga menanam pisang dan cabai diantara tanaman kakao. Ia disarankan oleh para penyuluh untuk menanam tanaman berbasis kayu. Namun belum diterapkan karena khawatir ketika besar dan siap ditebang akan merusak tanaman kakao, sehingga mereka tetap memilih tanaman seperti durian dan jengkol.
PY - 2022
PB - World Agroforestry (ICRAF)
PP - Bogor, Indonesia
UR - https://www.cifor-icraf.org/knowledge/publication/18404/
KW - agroforestry, cocoa, small scale farming
ER -
Endnote (.ciw)
%T Penyuluh dan Petani Bersama, Mewujudkan Kakao Agroforestri. Cerita Obrolan Petani #6
%A Achmad, S.A.
%A Ilyas
%A Hamdan
%A Megasari
%D 2022
%I World Agroforestry (ICRAF)
%C Bogor, Indonesia
%U https://www.cifor-icraf.org/knowledge/publication/18404/
%X Albar penyuluh Desa Teteuri, dan Dian penyuluh Desa Arusu, merasa kagum saat Edi, petani andalan Kelompok Balik Mata, Desa Tulak Tallu, yang sudah bertani agroforestri sejak lama bersama anggota kelompoknya terus mempertahankan aneka tanaman pepohonan sebagai tanaman sela di kebunnya. Hal ini dikarenakan panen kakao yang dahulu bagus, namun sekarangmengalami penurunan. Untuk itu sistem pertanian agroforestri yang memang sudah diterapkan sejak dulu, membuat kelompok tani Desa Tulak Tallu terus mempertahankan guna mendapatkan penghasilan tambahan. Contohnya dari hasil penjualan durian, langsat, aren dan pisang. Jafar, petani dampingan juga menanam pisang dan cabai diantara tanaman kakao. Ia disarankan oleh para penyuluh untuk menanam tanaman berbasis kayu. Namun belum diterapkan karena khawatir ketika besar dan siap ditebang akan merusak tanaman kakao, sehingga mereka tetap memilih tanaman seperti durian dan jengkol.
%K agroforestry
%K cocoa
%K small scale farming
Publisher
World Agroforestry (ICRAF): Bogor, Indonesia
Publication year
2022
Authors
Achmad, S.A.; Ilyas; Hamdan; Megasari
Language
Indonesian
Keywords
agroforestry, cocoa, small scale farming
Geographic
Indonesia








