CIFOR–ICRAF publishes over 750 publications every year on agroforestry, forests and climate change, landscape restoration, rights, forest policy and much more – in multiple languages.

Pengelolaan Kakao Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Pekebun Rakyat dan Pelestarian Lingkungan di Indonesia

Pengelolaan Kakao Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Pekebun Rakyat dan Pelestarian Lingkungan di Indonesia
Rencana strategis Kementerian Pertanian berikut kebijakan lain yang mengatur produksi hingga peredaran kakao Indonesia mengusung prinsip keberlanjutan. Penerapan prinsip hingga indikator keberlanjutan, terutama di Luwu Utara sebagai wilayah penghasil kakao, menemui hambatan, antara lain, permasalah di tingkat pekebun yang solusinya tidak ditawarkan oleh sertifikasi kakao berkelanjutan (SKB), lemahnya dukungan pemerintah sebagai pemungkin penerapan SKB, dan bukti manfaat SKB yang belum mencapai tingkat pekebun. Demikian pula dengan rantai pasok kakao Indonesia, pertanyaan yang muncul adalah apakah penerapan prinsip keberlanjutan bisa menghijaukan rantai pasok kakao di Indonesia.

This work is licensed under CC-BY 4.0
Export citation:
TI  - Pengelolaan Kakao Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Pekebun Rakyat dan Pelestarian Lingkungan di Indonesia 
AU  - Perdana, A. 
AU  - Suyanto, S. 
AU  - Novia, C.Y. 
AU  - Idrus, R.M. 
AB  - Rencana strategis Kementerian Pertanian berikut kebijakan lain yang mengatur produksi hingga peredaran kakao Indonesia mengusung prinsip keberlanjutan. Penerapan prinsip hingga indikator keberlanjutan, terutama di Luwu Utara sebagai wilayah penghasil kakao, menemui hambatan, antara lain, permasalah di tingkat pekebun yang solusinya tidak ditawarkan oleh sertifikasi kakao berkelanjutan (SKB), lemahnya dukungan pemerintah sebagai pemungkin penerapan SKB, dan bukti manfaat SKB yang belum mencapai tingkat pekebun. Demikian pula dengan rantai pasok kakao Indonesia, pertanyaan yang muncul adalah apakah penerapan prinsip keberlanjutan bisa menghijaukan rantai pasok kakao di Indonesia. 
PY  - 2022 
PB  - World Agroforestry (ICRAF) 
PP  - Bogor, Indonesia 
UR  - https://www.cifor-icraf.org/knowledge/publication/18416/ 
KW  - agroforestry, cocoa, policy analysis, small scale farming 
ER  -
%T Pengelolaan Kakao Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Pekebun Rakyat dan Pelestarian Lingkungan di Indonesia 
%A Perdana, A. 
%A Suyanto, S. 
%A Novia, C.Y. 
%A Idrus, R.M. 
%D 2022 
%I World Agroforestry (ICRAF) 
%C Bogor, Indonesia 
%U https://www.cifor-icraf.org/knowledge/publication/18416/ 
%X Rencana strategis Kementerian Pertanian berikut kebijakan lain yang mengatur produksi hingga peredaran kakao Indonesia mengusung prinsip keberlanjutan. Penerapan prinsip hingga indikator keberlanjutan, terutama di Luwu Utara sebagai wilayah penghasil kakao, menemui hambatan, antara lain, permasalah di tingkat pekebun yang solusinya tidak ditawarkan oleh sertifikasi kakao berkelanjutan (SKB), lemahnya dukungan pemerintah sebagai pemungkin penerapan SKB, dan bukti manfaat SKB yang belum mencapai tingkat pekebun. Demikian pula dengan rantai pasok kakao Indonesia, pertanyaan yang muncul adalah apakah penerapan prinsip keberlanjutan bisa menghijaukan rantai pasok kakao di Indonesia. 
%K agroforestry 
%K cocoa 
%K policy analysis 
%K small scale farming 
    Publisher

    World Agroforestry (ICRAF): Bogor, Indonesia

    Publication year

    2022

    Authors

    Perdana, A.; Suyanto, S.; Novia, C.Y.; Idrus, R.M.

    Language

    Indonesian

    Keywords

    agroforestry, cocoa, policy analysis, small scale farming

    Geographic

    Indonesia