CIFOR–ICRAF publishes over 750 publications every year on agroforestry, forests and climate change, landscape restoration, rights, forest policy and much more – in multiple languages.

Desa Sungai Asam, Menuju Desa Gambut Lestari

Desa Sungai Asam, Menuju Desa Gambut Lestari
Dokumen Desa Sungai Asam Menuju Desa Gambut Lestari menggambarkan kondisi penghidupan masyarakat di Kalimantan Barat yang masih bergantung pada usaha tani karet, sawit, dan padi sawah tadah hujan, dengan tantangan keterbatasan informasi, modal, serta kapasitas teknis. Melalui program Peat-IMPACTS yang didukung Pemerintah Jerman dan dijalankan oleh World Agroforestry (ICRAF), disusun peta jalan berbasis metode ALLIR untuk meningkatkan resiliensi masyarakat dengan strategi peningkatan produktivitas komoditas utama, pengembangan agroforestri kebun campur, penguatan peran perempuan dalam pengolahan dan pemasaran produk, serta optimalisasi BUMDes sebagai akses kelembagaan. Dokumen ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, kelompok tani, dan masyarakat lokal dalam mewujudkan pengelolaan gambut berkelanjutan, sekaligus memperkuat ekonomi desa dan ketahanan sosial-ekologis.

This work is licensed under CC-BY 4.0
Export citation:
TI  - Desa Sungai Asam, Menuju Desa Gambut Lestari 
AU  - Benita, T. 
AU  - Laksemi, N.P.S.T. 
AU  - Dewi, S. 
AU  - Permadi, D. 
AU  - Rahayu, S. 
AU  - Pandiwijaya, A. 
AU  - Aksomo, H. 
AU  - Martini, E. 
AU  - Perdana, A. 
AB  - Dokumen Desa Sungai Asam Menuju Desa Gambut Lestari menggambarkan kondisi penghidupan masyarakat di Kalimantan Barat yang masih bergantung pada usaha tani karet, sawit, dan padi sawah tadah hujan, dengan tantangan keterbatasan informasi, modal, serta kapasitas teknis. Melalui program Peat-IMPACTS yang didukung Pemerintah Jerman dan dijalankan oleh World Agroforestry (ICRAF), disusun peta jalan berbasis metode ALLIR untuk meningkatkan resiliensi masyarakat dengan strategi peningkatan produktivitas komoditas utama, pengembangan agroforestri kebun campur, penguatan peran perempuan dalam pengolahan dan pemasaran produk, serta optimalisasi BUMDes sebagai akses kelembagaan. Dokumen ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, kelompok tani, dan masyarakat lokal dalam mewujudkan pengelolaan gambut berkelanjutan, sekaligus memperkuat ekonomi desa dan ketahanan sosial-ekologis. 
PY  - 2021 
PB  - World Agroforestry (ICRAF) 
PP  - Bogor, Indonesia 
UR  - https://www.cifor-icraf.org/knowledge/publication/23302/ 
KW  - agroforestry, ecological restoration, peatlands 
ER  -
%T Desa Sungai Asam, Menuju Desa Gambut Lestari 
%A Benita, T. 
%A Laksemi, N.P.S.T. 
%A Dewi, S. 
%A Permadi, D. 
%A Rahayu, S. 
%A Pandiwijaya, A. 
%A Aksomo, H. 
%A Martini, E. 
%A Perdana, A. 
%D 2021 
%I World Agroforestry (ICRAF) 
%C Bogor, Indonesia 
%U https://www.cifor-icraf.org/knowledge/publication/23302/ 
%X Dokumen Desa Sungai Asam Menuju Desa Gambut Lestari menggambarkan kondisi penghidupan masyarakat di Kalimantan Barat yang masih bergantung pada usaha tani karet, sawit, dan padi sawah tadah hujan, dengan tantangan keterbatasan informasi, modal, serta kapasitas teknis. Melalui program Peat-IMPACTS yang didukung Pemerintah Jerman dan dijalankan oleh World Agroforestry (ICRAF), disusun peta jalan berbasis metode ALLIR untuk meningkatkan resiliensi masyarakat dengan strategi peningkatan produktivitas komoditas utama, pengembangan agroforestri kebun campur, penguatan peran perempuan dalam pengolahan dan pemasaran produk, serta optimalisasi BUMDes sebagai akses kelembagaan. Dokumen ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, kelompok tani, dan masyarakat lokal dalam mewujudkan pengelolaan gambut berkelanjutan, sekaligus memperkuat ekonomi desa dan ketahanan sosial-ekologis. 
%K agroforestry 
%K ecological restoration 
%K peatlands