CIFOR–ICRAF publishes over 750 publications every year on agroforestry, forests and climate change, landscape restoration, rights, forest policy and much more – in multiple languages.

Panduan Pemantauan dan Evaluasi Perubahan Perilaku Pekebun Kakao dalam Implementasi Good Agriculture Practices (GAP)

Panduan Pemantauan dan Evaluasi Perubahan Perilaku Pekebun Kakao dalam Implementasi Good Agriculture Practices (GAP)
Dalam konteks pengembangan kakao yang berkelanjutan, salah satu kegiatan kunci adalah meningkatkan kemampuan pekebun kakao dalam mengelola usaha tani kakao sesuai dengan Good Agricultural Practice (GAP) atau Praktik Pertanian yang Baik. Dengan menjalankan GAP produktifitas dan tingkat produksi yang optimal dapat dicapai oleh petani. Di tingkat petani, pengelolaan lahan dan usaha tani kakao sesuai dengan GAP meliputi 4 kegiatan, yaitu: (i) Panen Sering, (ii) Pemangkasan, (iii) Pemupukan dan (iv) Sanitasi atau sering disingkat dengan P3S Kakao.

This work is licensed under CC-BY 4.0
Export citation:
TI  - Panduan Pemantauan dan Evaluasi Perubahan Perilaku Pekebun Kakao dalam Implementasi Good Agriculture Practices (GAP) 
AU  - Zulvianita, D. 
AU  - Lusiana, B. 
AU  - Isnurdiansyah 
AU  - Bodro, D.K. 
AU  - Leimona., B. 
AB  - Dalam konteks pengembangan kakao yang berkelanjutan, salah satu kegiatan kunci adalah meningkatkan kemampuan pekebun kakao dalam mengelola usaha tani kakao sesuai dengan Good Agricultural Practice (GAP) atau Praktik Pertanian yang Baik. Dengan menjalankan GAP produktifitas dan tingkat produksi yang optimal dapat dicapai oleh petani. Di tingkat petani, pengelolaan lahan dan usaha tani kakao sesuai dengan GAP meliputi 4 kegiatan, yaitu: (i) Panen Sering, (ii) Pemangkasan, (iii) Pemupukan dan (iv) Sanitasi atau sering disingkat dengan P3S Kakao. 
PY  - 2022 
PB  - World Agroforestry (ICRAF) 
PP  - Bogor, Indonesia 
UR  - https://www.cifor-icraf.org/knowledge/publication/25381/ 
KW  - agroforestry, cocoa, farming systems, small scale farming 
ER  -
%T Panduan Pemantauan dan Evaluasi Perubahan Perilaku Pekebun Kakao dalam Implementasi Good Agriculture Practices (GAP) 
%A Zulvianita, D. 
%A Lusiana, B. 
%A Isnurdiansyah 
%A Bodro, D.K. 
%A Leimona., B. 
%D 2022 
%I World Agroforestry (ICRAF) 
%C Bogor, Indonesia 
%U https://www.cifor-icraf.org/knowledge/publication/25381/ 
%X Dalam konteks pengembangan kakao yang berkelanjutan, salah satu kegiatan kunci adalah meningkatkan kemampuan pekebun kakao dalam mengelola usaha tani kakao sesuai dengan Good Agricultural Practice (GAP) atau Praktik Pertanian yang Baik. Dengan menjalankan GAP produktifitas dan tingkat produksi yang optimal dapat dicapai oleh petani. Di tingkat petani, pengelolaan lahan dan usaha tani kakao sesuai dengan GAP meliputi 4 kegiatan, yaitu: (i) Panen Sering, (ii) Pemangkasan, (iii) Pemupukan dan (iv) Sanitasi atau sering disingkat dengan P3S Kakao. 
%K agroforestry 
%K cocoa 
%K farming systems 
%K small scale farming