CIFOR–ICRAF publishes over 750 publications every year on agroforestry, forests and climate change, landscape restoration, rights, forest policy and much more – in multiple languages.

Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan Implementasi RAD Kelapa Sawit Berkelanjutan Kabupaten Labuhanbatu Utara

Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan Implementasi RAD Kelapa Sawit Berkelanjutan Kabupaten Labuhanbatu Utara
Penyusunan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD KSB) Kabupaten Labuhanbatu Utara dilaksanakan melalui tahapan sistematis mulai dari identifikasi isu hingga perumusan kebutuhan Monitoring dan Evaluasi (M&E). M&E berperan penting dalam memastikan implementasi kebijakan berjalan sesuai sasaran serta menghasilkan rekomendasi perbaikan berkelanjutan.
Monitoring berfungsi menyediakan informasi tentang sebab-akibat dari kebijakan yang dilaksanakan, menjaga agar implementasi tetap pada jalurnya, mendeteksi kesalahan sejak dini, dan membuka peluang modifikasi kebijakan bila diperlukan. Evaluasi, di sisi lain, berfokus menilai kinerja kebijakan secara menyeluruh dengan mengukur efisiensi, keluaran, dampak, serta mendeteksi penyimpangan.
Keduanya menjadi instrumen strategis dalam menilai efektivitas kebijakan, sekaligus mendukung perencanaan dan perbaikan di masa depan. Dengan integrasi M&E, RAD KSB tidak hanya berperan sebagai dokumen perencanaan, tetapi juga instrumen adaptif dan responsif untuk mewujudkan tata kelola sawit berkelanjutan.

This work is licensed under CC-BY 4.0
Export citation:
TI  - Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan Implementasi RAD Kelapa Sawit Berkelanjutan Kabupaten Labuhanbatu Utara 
AU  - Tim Kelompok Kerja (Pokja) RAD KSB 
AB  - Penyusunan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD KSB) Kabupaten Labuhanbatu Utara dilaksanakan melalui tahapan sistematis mulai dari identifikasi isu hingga perumusan kebutuhan Monitoring dan Evaluasi (M&E). M&E berperan penting dalam memastikan implementasi kebijakan berjalan sesuai sasaran serta menghasilkan rekomendasi perbaikan berkelanjutan.
Monitoring berfungsi menyediakan informasi tentang sebab-akibat dari kebijakan yang dilaksanakan, menjaga agar implementasi tetap pada jalurnya, mendeteksi kesalahan sejak dini, dan membuka peluang modifikasi kebijakan bila diperlukan. Evaluasi, di sisi lain, berfokus menilai kinerja kebijakan secara menyeluruh dengan mengukur efisiensi, keluaran, dampak, serta mendeteksi penyimpangan.
Keduanya menjadi instrumen strategis dalam menilai efektivitas kebijakan, sekaligus mendukung perencanaan dan perbaikan di masa depan. Dengan integrasi M&E, RAD KSB tidak hanya berperan sebagai dokumen perencanaan, tetapi juga instrumen adaptif dan responsif untuk mewujudkan tata kelola sawit berkelanjutan. 
PY  - 2025 
PB  - World Agroforestry (ICRAF) 
PP  - Bogor, Indonesia 
UR  - https://www.cifor-icraf.org/knowledge/publication/45673/ 
KW  - agroforestry, evaluation, monitoring, oil palms, sustainable development 
ER  -
%T Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan Implementasi RAD Kelapa Sawit Berkelanjutan Kabupaten Labuhanbatu Utara 
%A Tim Kelompok Kerja (Pokja) RAD KSB 
%D 2025 
%I World Agroforestry (ICRAF) 
%C Bogor, Indonesia 
%U https://www.cifor-icraf.org/knowledge/publication/45673/ 
%X Penyusunan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD KSB) Kabupaten Labuhanbatu Utara dilaksanakan melalui tahapan sistematis mulai dari identifikasi isu hingga perumusan kebutuhan Monitoring dan Evaluasi (M&E). M&E berperan penting dalam memastikan implementasi kebijakan berjalan sesuai sasaran serta menghasilkan rekomendasi perbaikan berkelanjutan.
Monitoring berfungsi menyediakan informasi tentang sebab-akibat dari kebijakan yang dilaksanakan, menjaga agar implementasi tetap pada jalurnya, mendeteksi kesalahan sejak dini, dan membuka peluang modifikasi kebijakan bila diperlukan. Evaluasi, di sisi lain, berfokus menilai kinerja kebijakan secara menyeluruh dengan mengukur efisiensi, keluaran, dampak, serta mendeteksi penyimpangan.
Keduanya menjadi instrumen strategis dalam menilai efektivitas kebijakan, sekaligus mendukung perencanaan dan perbaikan di masa depan. Dengan integrasi M&E, RAD KSB tidak hanya berperan sebagai dokumen perencanaan, tetapi juga instrumen adaptif dan responsif untuk mewujudkan tata kelola sawit berkelanjutan. 
%K agroforestry 
%K evaluation 
%K monitoring 
%K oil palms 
%K sustainable development 
    Publisher

    World Agroforestry (ICRAF): Bogor, Indonesia

    Publication year

    2025

    Authors

    Tim Kelompok Kerja (Pokja) RAD KSB

    Language

    Indonesian

    Keywords

    agroforestry, evaluation, monitoring, oil palms, sustainable development

    Geographic

    Indonesia