Beberapa langkah yang direkomendasikan mencakup pengembangan kembali sistem agroforestri sawit dan karet untuk diversifikasi pendapatan, pemberian insentif kepada petani melalui praktik pertanian baik (GAP) termasuk sertifikasi ISPO/RSPO, serta penerapan arahan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD KSB). Melalui pendekatan ini, diharapkan pengelolaan perkebunan kelapa sawit lebih produktif, efisien, dan tetap memperhatikan tata ruang ekologis yang melindungi fungsi lingkungan.
This work is licensed under CC-BY 4.0
Export citation:
RIS (.ris)
TI - Dinamika tutupan/penggunaan lahan dan analisi emisi GRK di Labuhanbatu Utara: Kajian Spasial Periode 2010-2022
AU - Pandiwijaya, A.
AU - Mahezs, F.I.
AU - Johana, F.
AU - Hendriatna, A.
AB - Kabupaten Labuhanbatu Utara mengalami perubahan signifikan dalam tutupan dan penggunaan lahan akibat meningkatnya aktivitas ekonomi, terutama pembangunan infrastruktur dan perluasan perkebunan kelapa sawit. Perubahan ini berdampak pada stabilitas ekosistem dan keberlanjutan lingkungan, meskipun turut mendorong pertumbuhan ekonomi. Untuk menjaga keseimbangan antara ekologi, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat, diperlukan strategi pengelolaan lahan yang berkelanjutan.
Beberapa langkah yang direkomendasikan mencakup pengembangan kembali sistem agroforestri sawit dan karet untuk diversifikasi pendapatan, pemberian insentif kepada petani melalui praktik pertanian baik (GAP) termasuk sertifikasi ISPO/RSPO, serta penerapan arahan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD KSB). Melalui pendekatan ini, diharapkan pengelolaan perkebunan kelapa sawit lebih produktif, efisien, dan tetap memperhatikan tata ruang ekologis yang melindungi fungsi lingkungan.
PY - 2025
PB - World Agroforestry (ICRAF)
PP - Bogor, Indonesia
UR - https://www.cifor-icraf.org/knowledge/publication/45680/
KW - agroforestry, certification, land management, land use, oil palms, rubber, sustainable agriculture
ER -
Endnote (.ciw)
%T Dinamika tutupan/penggunaan lahan dan analisi emisi GRK di Labuhanbatu Utara: Kajian Spasial Periode 2010-2022
%A Pandiwijaya, A.
%A Mahezs, F.I.
%A Johana, F.
%A Hendriatna, A.
%D 2025
%I World Agroforestry (ICRAF)
%C Bogor, Indonesia
%U https://www.cifor-icraf.org/knowledge/publication/45680/
%X Kabupaten Labuhanbatu Utara mengalami perubahan signifikan dalam tutupan dan penggunaan lahan akibat meningkatnya aktivitas ekonomi, terutama pembangunan infrastruktur dan perluasan perkebunan kelapa sawit. Perubahan ini berdampak pada stabilitas ekosistem dan keberlanjutan lingkungan, meskipun turut mendorong pertumbuhan ekonomi. Untuk menjaga keseimbangan antara ekologi, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat, diperlukan strategi pengelolaan lahan yang berkelanjutan.
Beberapa langkah yang direkomendasikan mencakup pengembangan kembali sistem agroforestri sawit dan karet untuk diversifikasi pendapatan, pemberian insentif kepada petani melalui praktik pertanian baik (GAP) termasuk sertifikasi ISPO/RSPO, serta penerapan arahan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD KSB). Melalui pendekatan ini, diharapkan pengelolaan perkebunan kelapa sawit lebih produktif, efisien, dan tetap memperhatikan tata ruang ekologis yang melindungi fungsi lingkungan.
%K agroforestry
%K certification
%K land management
%K land use
%K oil palms
%K rubber
%K sustainable agriculture
Publisher
World Agroforestry (ICRAF): Bogor, Indonesia
Publication year
2025
Authors
Pandiwijaya, A.; Mahezs, F.I.; Johana, F.; Hendriatna, A.
Language
Indonesian
Keywords
agroforestry, certification, land management, land use, oil palms, rubber, sustainable agriculture
Geographic
Indonesia








