CIFOR–ICRAF publishes over 750 publications every year on agroforestry, forests and climate change, landscape restoration, rights, forest policy and much more – in multiple languages.

Keragaman tumbuhan bawah di agroforestri dan monokultur perkebunan. Implikasi bagi pengelolaan lanskap

Keragaman tumbuhan bawah di agroforestri dan monokultur perkebunan. Implikasi bagi pengelolaan lanskap
Tumbuhan bawah merupakan elemen penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan dan perkebunan tropis. Penelitian ini berhasil mendokumentasikan 143 spesies tumbuhan bawah, yang menunjukkan tingkat keanekaragaman tinggi meskipun berada di bawah sistem produksi intensif. Dari tujuh kategori bentuk kehidupan yang ditemukan, kelompok herba mendominasi hampir dua pertiga dari total spesies. Hasil ini menegaskan pentingnya mempertahankan keberagaman vegetasi bawah dalam sistem budidaya.
Secara praktis, penerapan agroforestri terbukti memberikan kondisi yang lebih mendukung keberlanjutan biodiversitas tumbuhan bawah. Oleh karena itu, pendekatan agroforestri seharusnya menjadi bagian integral dalam perencanaan restorasi lanskap dan strategi intensifikasi berkelanjutan, guna memastikan keseimbangan antara produktivitas dan konservasi lingkungan.

This work is licensed under CC-BY 4.0
Export citation:
TI  - Keragaman tumbuhan bawah di agroforestri dan monokultur perkebunan. Implikasi bagi pengelolaan lanskap 
AU  - Siarudin, M. 
AU  - Indrajaya, Y. 
AB  - Tumbuhan bawah merupakan elemen penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan dan perkebunan tropis. Penelitian ini berhasil mendokumentasikan 143 spesies tumbuhan bawah, yang menunjukkan tingkat keanekaragaman tinggi meskipun berada di bawah sistem produksi intensif. Dari tujuh kategori bentuk kehidupan yang ditemukan, kelompok herba mendominasi hampir dua pertiga dari total spesies. Hasil ini menegaskan pentingnya mempertahankan keberagaman vegetasi bawah dalam sistem budidaya.
Secara praktis, penerapan agroforestri terbukti memberikan kondisi yang lebih mendukung keberlanjutan biodiversitas tumbuhan bawah. Oleh karena itu, pendekatan agroforestri seharusnya menjadi bagian integral dalam perencanaan restorasi lanskap dan strategi intensifikasi berkelanjutan, guna memastikan keseimbangan antara produktivitas dan konservasi lingkungan. 
PY  - 2025 
PB  - World Agroforestry (ICRAF) 
PP  - Bogor, Indonesia 
UR  - https://www.cifor-icraf.org/knowledge/publication/45686/ 
KW  - agroforestry, biodiversity, ecosystems, restoration, species richness, sustainable agriculture, tropical forests, vegetation 
ER  -
%T Keragaman tumbuhan bawah di agroforestri dan monokultur perkebunan. Implikasi bagi pengelolaan lanskap 
%A Siarudin, M. 
%A Indrajaya, Y. 
%D 2025 
%I World Agroforestry (ICRAF) 
%C Bogor, Indonesia 
%U https://www.cifor-icraf.org/knowledge/publication/45686/ 
%X Tumbuhan bawah merupakan elemen penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan dan perkebunan tropis. Penelitian ini berhasil mendokumentasikan 143 spesies tumbuhan bawah, yang menunjukkan tingkat keanekaragaman tinggi meskipun berada di bawah sistem produksi intensif. Dari tujuh kategori bentuk kehidupan yang ditemukan, kelompok herba mendominasi hampir dua pertiga dari total spesies. Hasil ini menegaskan pentingnya mempertahankan keberagaman vegetasi bawah dalam sistem budidaya.
Secara praktis, penerapan agroforestri terbukti memberikan kondisi yang lebih mendukung keberlanjutan biodiversitas tumbuhan bawah. Oleh karena itu, pendekatan agroforestri seharusnya menjadi bagian integral dalam perencanaan restorasi lanskap dan strategi intensifikasi berkelanjutan, guna memastikan keseimbangan antara produktivitas dan konservasi lingkungan. 
%K agroforestry 
%K biodiversity 
%K ecosystems 
%K restoration 
%K species richness 
%K sustainable agriculture 
%K tropical forests 
%K vegetation 
    Publisher

    World Agroforestry (ICRAF): Bogor, Indonesia

    Publication year

    2025

    Authors

    Siarudin, M.; Indrajaya, Y.

    Language

    Indonesian

    Keywords

    agroforestry, biodiversity, ecosystems, restoration, species richness, sustainable agriculture, tropical forests, vegetation

    Geographic

    Indonesia