CIFOR–ICRAF publishes over 750 publications every year on agroforestry, forests and climate change, landscape restoration, rights, forest policy and much more – in multiple languages.

Intercropping Semangka dan Sawit: Inovasi dari Desa Kuala Beringin. Cerita Petani Sawit #4

Intercropping Semangka dan Sawit: Inovasi dari Desa Kuala Beringin. Cerita Petani Sawit #4
Di Desa Kuala Beringin, kelapa sawit telah dibudidayakan lebih dari 30 tahun. Peralihan masyarakat ke sawit semakin meluas akibat kondisi kebun karet yang menua dan harga karet yang terus menurun. Melalui proyek SFITAL, petani diperkenalkan pada pola tanam intercropping sebagai strategi meningkatkan ketahanan penghidupan, khususnya pada masa jeda produksi setelah peremajaan sawit. Identifikasi lahan dilakukan untuk uji coba agroforestri dan penerapan praktik budidaya sawit berkelanjutan. Desa Kuala Beringin menjadi salah satu dari tujuh desa percontohan program SFITAL dengan Kebun Belajar Agroforestri Sawit. Salah satu tanaman bawah yang diuji adalah semangka, komoditas potensial yang tumbuh baik di berbagai wilayah dengan dukungan iklim kering, sinar matahari cukup, dan ketersediaan air memadai.

This work is licensed under CC-BY 4.0
Export citation:
TI  - Intercropping Semangka dan Sawit: Inovasi dari Desa Kuala Beringin. Cerita Petani Sawit #4 
AU  - Silalahi, J. 
AU  - Syafii, S. 
AU  - Sidiq, M.F. 
AU  - Atikah, T. 
AB  - Di Desa Kuala Beringin, kelapa sawit telah dibudidayakan lebih dari 30 tahun. Peralihan masyarakat ke sawit semakin meluas akibat kondisi kebun karet yang menua dan harga karet yang terus menurun. Melalui proyek SFITAL, petani diperkenalkan pada pola tanam intercropping sebagai strategi meningkatkan ketahanan penghidupan, khususnya pada masa jeda produksi setelah peremajaan sawit. Identifikasi lahan dilakukan untuk uji coba agroforestri dan penerapan praktik budidaya sawit berkelanjutan. Desa Kuala Beringin menjadi salah satu dari tujuh desa percontohan program SFITAL dengan Kebun Belajar Agroforestri Sawit. Salah satu tanaman bawah yang diuji adalah semangka, komoditas potensial yang tumbuh baik di berbagai wilayah dengan dukungan iklim kering, sinar matahari cukup, dan ketersediaan air memadai. 
PY  - 2025 
PB  - World Agroforestry (ICRAF) 
PP  - Bogor, Indonesia 
UR  - https://www.cifor-icraf.org/knowledge/publication/45690/ 
KW  - agroforestry, climate smart agriculture, intercropping, oil palms, smallholders, sustainable agriculture, water availability, watermelons 
ER  -
%T Intercropping Semangka dan Sawit: Inovasi dari Desa Kuala Beringin. Cerita Petani Sawit #4 
%A Silalahi, J. 
%A Syafii, S. 
%A Sidiq, M.F. 
%A Atikah, T. 
%D 2025 
%I World Agroforestry (ICRAF) 
%C Bogor, Indonesia 
%U https://www.cifor-icraf.org/knowledge/publication/45690/ 
%X Di Desa Kuala Beringin, kelapa sawit telah dibudidayakan lebih dari 30 tahun. Peralihan masyarakat ke sawit semakin meluas akibat kondisi kebun karet yang menua dan harga karet yang terus menurun. Melalui proyek SFITAL, petani diperkenalkan pada pola tanam intercropping sebagai strategi meningkatkan ketahanan penghidupan, khususnya pada masa jeda produksi setelah peremajaan sawit. Identifikasi lahan dilakukan untuk uji coba agroforestri dan penerapan praktik budidaya sawit berkelanjutan. Desa Kuala Beringin menjadi salah satu dari tujuh desa percontohan program SFITAL dengan Kebun Belajar Agroforestri Sawit. Salah satu tanaman bawah yang diuji adalah semangka, komoditas potensial yang tumbuh baik di berbagai wilayah dengan dukungan iklim kering, sinar matahari cukup, dan ketersediaan air memadai. 
%K agroforestry 
%K climate smart agriculture 
%K intercropping 
%K oil palms 
%K smallholders 
%K sustainable agriculture 
%K water availability 
%K watermelons 
    Publisher

    World Agroforestry (ICRAF): Bogor, Indonesia

    Publication year

    2025

    Authors

    Silalahi, J.; Syafii, S.; Sidiq, M.F.; Atikah, T.

    Language

    Indonesian

    Keywords

    agroforestry, climate smart agriculture, intercropping, oil palms, smallholders, sustainable agriculture, water availability, watermelons

    Geographic

    Indonesia