Ringkasan
- Janji untuk investasi baru di hutan tropis dapat mendukung tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan, tetapi juga memberikankan resiko-resiko bagi masyarakat yang bergantung pada hutan.
- Brosur ini merangkum standar kerangka pengaman (safeguard) sukarela yang relevan dengan REDD+, serta pedoman lembaga donor multilateral regional dan internasional.
- Kami membandingkan sembilan kriteria untuk memahami perbedaan dari seluruh standar dan pedoman, dengan fokus pada keterlibatan mereka dengan hak-hak IPLC yang menjaga hutan di mana REDD+ dilaksanakan.
- Ada banyak variasi tentang bagaimana standar dan pedoman safeguard membahas hak-hak IPLC.
- Standar sukarela dapat mendukung transisi dari ‘do no harm’ menjadi ‘do better’ dengan mengkatalisasi transformasi berbasis hak untuk melibatkan kembali perempuan dan laki-laki dari IPLC sebagai pemegang hak dan mitra daripada sekedar penerima manfaat.
Download:
This work is licensed under CC-BY 4.0
Export citation:
RIS (.ris)
TI - Sekilas mengenai Kerangka Pengaman (Safeguard): Mendukung hak-hak Masyarakat Adat dan Masyarakat Lokal dalam REDD+ dan inisiatif berbasis hutan lainnya
AU - Sarmiento Barletti, J.P.
AU - Larson, A.M.
AU - Lofts, K.
AU - Frechette, A.
AB - Ringkasan
Janji untuk investasi baru di hutan tropis dapat mendukung tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan, tetapi juga memberikankan resiko-resiko bagi masyarakat yang bergantung pada hutan.
Brosur ini merangkum standar kerangka pengaman (safeguard) sukarela yang relevan dengan REDD+, serta pedoman lembaga donor multilateral regional dan internasional.
Kami membandingkan sembilan kriteria untuk memahami perbedaan dari seluruh standar dan pedoman, dengan fokus pada keterlibatan mereka dengan hak-hak IPLC yang menjaga hutan di mana REDD+ dilaksanakan.
Ada banyak variasi tentang bagaimana standar dan pedoman safeguard membahas hak-hak IPLC.
Standar sukarela dapat mendukung transisi dari ‘do no harm’ menjadi ‘do better’ dengan mengkatalisasi transformasi berbasis hak untuk melibatkan kembali perempuan dan laki-laki dari IPLC sebagai pemegang hak dan mitra daripada sekedar penerima manfaat.
PY - 2022
PB - CIFOR-ICRAF
PP - Bogor, Indonesia and Nairobi, Kenya
UR - https://www.cifor-icraf.org/knowledge/publication/8664/
KW - climate change, community forestry, development policy, indigenous people, local community, mitigation, standards, sustainable development
ER -
Endnote (.ciw)
%T Sekilas mengenai Kerangka Pengaman (Safeguard): Mendukung hak-hak Masyarakat Adat dan Masyarakat Lokal dalam REDD+ dan inisiatif berbasis hutan lainnya
%A Sarmiento Barletti, J.P.
%A Larson, A.M.
%A Lofts, K.
%A Frechette, A.
%D 2022
%I CIFOR-ICRAF
%C Bogor, Indonesia and Nairobi, Kenya
%U https://www.cifor-icraf.org/knowledge/publication/8664/
%X Ringkasan
Janji untuk investasi baru di hutan tropis dapat mendukung tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan, tetapi juga memberikankan resiko-resiko bagi masyarakat yang bergantung pada hutan.
Brosur ini merangkum standar kerangka pengaman (safeguard) sukarela yang relevan dengan REDD+, serta pedoman lembaga donor multilateral regional dan internasional.
Kami membandingkan sembilan kriteria untuk memahami perbedaan dari seluruh standar dan pedoman, dengan fokus pada keterlibatan mereka dengan hak-hak IPLC yang menjaga hutan di mana REDD+ dilaksanakan.
Ada banyak variasi tentang bagaimana standar dan pedoman safeguard membahas hak-hak IPLC.
Standar sukarela dapat mendukung transisi dari ‘do no harm’ menjadi ‘do better’ dengan mengkatalisasi transformasi berbasis hak untuk melibatkan kembali perempuan dan laki-laki dari IPLC sebagai pemegang hak dan mitra daripada sekedar penerima manfaat.
%K climate change
%K community forestry
%K development policy
%K indigenous people
%K local community
%K mitigation
%K standards
%K sustainable development
Publisher
CIFOR-ICRAF: Bogor, Indonesia and Nairobi, Kenya
Publication year
2022
Authors
Sarmiento Barletti, J.P.; Larson, A.M.; Lofts, K.; Frechette, A.
Language
Indonesian
Keywords
climate change, community forestry, development policy, indigenous people, local community, mitigation, standards, sustainable development








