CIFOR–ICRAF publishes over 750 publications every year on agroforestry, forests and climate change, landscape restoration, rights, forest policy and much more – in multiple languages.

Strategi Nasional Pengelolaan Ekosistem Mangrove: Sebagai Rujukan Konservasi dan Rehabilitasi Kawasan Pesisir untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan Pembangunan Rendah Karbon

Strategi Nasional Pengelolaan Ekosistem Mangrove: Sebagai Rujukan Konservasi dan Rehabilitasi Kawasan Pesisir untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan Pembangunan Rendah Karbon

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) dan Pembangunan Rendah Karbon (Low Carbon Development) adalah dua agenda pembangunan berskala global dan nasional yang sedang dijalankan oleh Indonesia. Dengan target waktu dan pencapaian yang serupa, khususnya ketika ekosistem mangrove dilibatkan, maka diperlukan sebuah strategi yang terkoordinasi dengan perencanaan yang terpadu. Strategi Nasional Pengelolaan Ekosistem Mangrove secara jelas memisahkan antara tujuan konservasi dan tujuan rehabilitasi kawasan pesisir karena keduanya menyangkut kondisi ekosistem yang sangat berbeda, baik secara biofisik maupun secara sosial dan peluang ekonomi yang ada. Konservasi mangrove perlu mendapat prioritas mengingat ancaman yang besar dan kendala penyelenggaraan rehabilitasi/restorasi yang secara teknis lebih menantang dan secara ekonomis mahal.

Agar penyelenggaraan konservasi dan rehabilitasi mangrove transparan bagi para pemangku kepentingan, maka diperlukan sistem pemantauan dan evaluasi, pelaporan dan verifikasi (monitoring and evaluation, reporting, and verification). Mekanisme ini mencakup seluruh aspek penyelenggaraan konservasi dan rehabilitasi termasuk akuntabilitas pendanaan dan keberhasilan dan kegagalan konservasi dan rehabilitasi.


Download:

This work is licensed under CC-BY 4.0
DOI:
https://doi.org/10.17528/cifor-icraf/008790
Altmetric score:
Dimensions Citation Count:


Export citation:
TI  - Strategi Nasional Pengelolaan Ekosistem Mangrove: Sebagai Rujukan Konservasi dan Rehabilitasi Kawasan Pesisir untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan Pembangunan Rendah Karbon 
AU  - Nurhati, I.S. 
AU  - Murdiyarso, D. 
AB  - Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) dan Pembangunan Rendah Karbon (Low Carbon Development) adalah dua agenda pembangunan berskala global dan nasional yang sedang dijalankan oleh Indonesia. Dengan target waktu dan pencapaian yang serupa, khususnya ketika ekosistem mangrove dilibatkan, maka diperlukan sebuah strategi yang terkoordinasi dengan perencanaan yang terpadu. Strategi Nasional Pengelolaan Ekosistem Mangrove secara jelas memisahkan antara tujuan konservasi dan tujuan rehabilitasi kawasan pesisir karena keduanya menyangkut kondisi ekosistem yang sangat berbeda, baik secara biofisik maupun secara sosial dan peluang ekonomi yang ada. Konservasi mangrove perlu mendapat prioritas mengingat ancaman yang besar dan kendala penyelenggaraan rehabilitasi/restorasi yang secara teknis lebih menantang dan secara ekonomis mahal.Agar penyelenggaraan konservasi dan rehabilitasi mangrove transparan bagi para pemangku kepentingan, maka diperlukan sistem pemantauan dan evaluasi, pelaporan dan verifikasi (monitoring and evaluation, reporting, and verification). Mekanisme ini mencakup seluruh aspek penyelenggaraan konservasi dan rehabilitasi termasuk akuntabilitas pendanaan dan keberhasilan dan kegagalan konservasi dan rehabilitasi. 
PY  - 2022 
PB  - CIFOR-ICRAF 
PP  - Bogor, Indonesia and Nairobi, Kenya 
UR  - https://www.cifor-icraf.org/knowledge/publication/8790/ 
DO  - https://doi.org/10.17528/cifor-icraf/008790 
KW  - conservation, ecological restoration, ecosystem management, evaluation, mangroves, monitoring, sustainable development 
ER  -
%T Strategi Nasional Pengelolaan Ekosistem Mangrove: Sebagai Rujukan Konservasi dan Rehabilitasi Kawasan Pesisir untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan Pembangunan Rendah Karbon 
%A Nurhati, I.S. 
%A Murdiyarso, D. 
%D 2022 
%I CIFOR-ICRAF 
%C Bogor, Indonesia and Nairobi, Kenya 
%U https://www.cifor-icraf.org/knowledge/publication/8790/ 
%R https://doi.org/10.17528/cifor-icraf/008790 
%X Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) dan Pembangunan Rendah Karbon (Low Carbon Development) adalah dua agenda pembangunan berskala global dan nasional yang sedang dijalankan oleh Indonesia. Dengan target waktu dan pencapaian yang serupa, khususnya ketika ekosistem mangrove dilibatkan, maka diperlukan sebuah strategi yang terkoordinasi dengan perencanaan yang terpadu. Strategi Nasional Pengelolaan Ekosistem Mangrove secara jelas memisahkan antara tujuan konservasi dan tujuan rehabilitasi kawasan pesisir karena keduanya menyangkut kondisi ekosistem yang sangat berbeda, baik secara biofisik maupun secara sosial dan peluang ekonomi yang ada. Konservasi mangrove perlu mendapat prioritas mengingat ancaman yang besar dan kendala penyelenggaraan rehabilitasi/restorasi yang secara teknis lebih menantang dan secara ekonomis mahal.Agar penyelenggaraan konservasi dan rehabilitasi mangrove transparan bagi para pemangku kepentingan, maka diperlukan sistem pemantauan dan evaluasi, pelaporan dan verifikasi (monitoring and evaluation, reporting, and verification). Mekanisme ini mencakup seluruh aspek penyelenggaraan konservasi dan rehabilitasi termasuk akuntabilitas pendanaan dan keberhasilan dan kegagalan konservasi dan rehabilitasi. 
%K conservation 
%K ecological restoration 
%K ecosystem management 
%K evaluation 
%K mangroves 
%K monitoring 
%K sustainable development 
    Publisher

    CIFOR-ICRAF: Bogor, Indonesia and Nairobi, Kenya

    Publication year

    2022

    Authors

    Nurhati, I.S.; Murdiyarso, D.

    Language

    Indonesian

    Keywords

    conservation, ecological restoration, ecosystem management, evaluation, mangroves, monitoring, sustainable development

    Geographic

    Indonesia