CIFOR-ICRAF berfokus pada tantangan-tantangan dan peluang lokal dalam memberikan solusi global untuk hutan, bentang alam, masyarakat, dan Bumi kita

Kami menyediakan bukti-bukti serta solusi untuk mentransformasikan bagaimana lahan dimanfaatkan dan makanan diproduksi: melindungi dan memperbaiki ekosistem, merespons iklim global, malnutrisi, keanekaragaman hayati dan krisis disertifikasi. Ringkasnya, kami berupaya untuk mendukung kehidupan yang lebih baik.

CIFOR-ICRAF menerbitkan lebih dari 750 publikasi setiap tahunnya mengenai agroforestri, hutan dan perubahan iklim, restorasi bentang alam, pemenuhan hak-hak, kebijakan hutan dan masih banyak lagi – juga tersedia dalam berbagai bahasa..

CIFOR-ICRAF berfokus pada tantangan-tantangan dan peluang lokal dalam memberikan solusi global untuk hutan, bentang alam, masyarakat, dan Bumi kita

Kami menyediakan bukti-bukti serta solusi untuk mentransformasikan bagaimana lahan dimanfaatkan dan makanan diproduksi: melindungi dan memperbaiki ekosistem, merespons iklim global, malnutrisi, keanekaragaman hayati dan krisis disertifikasi. Ringkasnya, kami berupaya untuk mendukung kehidupan yang lebih baik.

CIFOR–ICRAF publishes over 750 publications every year on agroforestry, forests and climate change, landscape restoration, rights, forest policy and much more – in multiple languages.

CIFOR–ICRAF addresses local challenges and opportunities while providing solutions to global problems for forests, landscapes, people and the planet.

We deliver actionable evidence and solutions to transform how land is used and how food is produced: conserving and restoring ecosystems, responding to the global climate, malnutrition, biodiversity and desertification crises. In short, improving people’s lives.

Dewan Pembina

Mego Pinandito

Ex-officio Trustee, Government of Indonesia Representative
Ary Sudijanto adalah Direktur Jenderal Badan Standardisasi Instrumen Standardisasi Lingkungan Hidup dan Kehutanan (ASEFI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) - Indonesia. Sejak 2021, beliau memimpin standardisasi untuk peluang pengelolaan lingkungan yang lebih baik yang berkontribusi pada daya saing Indonesia secara keseluruhan dalam mengurangi risiko lingkungan dan kehutanan, membuat investasi lebih berkelanjutan, dan memfasilitasi pemrosesan investasi yang efisien dan transparan. Dia memastikan standardisasi lingkungan dan kehutanan yang diperkuat akan bekerja dengan baik, menempatkan perlindungan lingkungan dan kehutanan. Dia juga meningkatkan laboratorium pengujian yang ditingkatkan dan dipelihara dengan baik untuk memberikan nilai akurat dari kualitas lingkungan dan kehutanan. Berpengalaman selama 29 tahun dimulai sebagai konsultan teknik lingkungan, kemudian menjabat sebagai pejabat yang membawahi pengelolaan limbah B3, dan pengendalian pencemaran sektor manufaktur perdagangan dan jasa. Sejak 2008 hingga 2021 Ary menjabat sebagai Direktur Pengendalian dan Pencegahan Dampak Lingkungan di KLHK yang menangani AMDAL di Indonesia. Ary meraih gelar Master di bidang Teknik Lingkungan dari University of Michigan, Ann Arbor. Sejak tahun 1993, Ary telah mengikuti berbagai kursus nasional dan internasional yang berkaitan dengan lingkungan. Beberapa di antaranya adalah Integrating Climate Change into Environmental Impact Assessment yang diselenggarakan oleh International Association Impact Assessment (IAIA), Kursus Hukum Lingkungan yang diselenggarakan oleh Institut Van Vollenhoven, Universitas Leiden, Institut Metro, Universitas Maastricht, serta berbagai kursus pengelolaan limbah berbahaya dan polusi udara. Sebagai Leader ASEFI, Ary ditugaskan sebagai national focal point (NFP) forum ASEAN Senior Officials on Environment (ASOEN), yaitu sebagai ASOEN Chair Indonesia, selain NFP ASEAN Working Group on Forest Product Development ( AWGFPD), Asian Forest Cooperation Organization (AFoCO) dan forum International Organization for Standardization (ISO). Terkait pengurangan emisi gas rumah kaca untuk mengendalikan perubahan iklim melalui program “Indonesia FOLU Net Sink 2030”, Ary bertanggungjawab sebagai anggota Tim Pengarah program. Tim pengarah berperan memandu implementasi, arah kebijakan, pemecahan masalah, pengembangan kebijakan, dan inovasi dalam FOLU Net Sink Indonesia 2030.